Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Wesly Lepas Pawai Takbir Keliling Malam Idul Adha 1446 H

Skintific

 1.Wesly Lepas Pematangsiantar Resmi Melepas Pawai Takbir Keliling Malam Idul Adha 1446 H

Wesly Lepas Suasana penuh semangat menyelimuti Jalan Merdeka, Kamis (5/6/2025) malam, ketika Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn, secara resmi melepas Pawai Takbir Keliling dalam rangka menyambut Idul Adha 1446 H.

“Dengan memohon rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Pawai Takbir Keliling saya nyatakan dilepas. 3, 2, 1!” ujar Wesly sembari mengangkat bendera start.

Skintific

Acara diawali pembacaan doa oleh Ketua MUI Pematangsiantar, Drs HM Ali Lubis, dan laporan dari Kabag Kesra Setdako, Irwansyah Saragih SSos. Peserta pawai terdiri dari mobil hias, kendaraan roda dua dan empat, mewakili seluruh kecamatan di kota ini.

Pematangsiantar – Malam itu, langit kota tidak hanya dihiasi cahaya lampu jalan, tapi juga gegap gempita takbir yang menggema dari mobil-mobil hias dan beduk besar. Anak-anak tertawa, para remaja bersorak, dan para orang tua larut dalam syahdu takbir — semua menyatu dalam suasana Idul Adha.Ia memberi semangat dan harapan agar suasana kebersamaan ini terus hidup dalam keseharian warga.

“Kami latihan seminggu untuk dekorasi mobil beduk ini,” ujar Ramzi, peserta dari Kecamatan Siantar Barat. “Kami ingin buat warga tersenyum.”

Takbir tak sekadar seruan ibadah, tapi juga simbol persatuan. Rute pawai menyentuh hampir semua pusat keramaian kota — menyapa warga dengan suka cita.


3. Gaya Religius dan Inspiratif: Pawai Takbir di Siantar, Gema Tauhid Menyapa Malam Kota

Pematangsiantar – Malam takbir adalah malam pengagungan.

Wali Kota Wesly Silalahi membuka acara dengan doa dan penuh khidmat, mengingatkan masyarakat bahwa takbir bukan hanya tradisi — ia adalah pernyataan keimanan.

Dari Balai Kota hingga Jalan Ahmad Yani, iring-iringan pawai seakan menjadi syiar yang hidup. Warga yang berdiri di tepi jalan tak sekadar menonton, mereka menyatu, menyahut takbir dan menebar senyum.

Pawai ini adalah pesan, bahwa Idul Adha bukan hanya tentang kurban, tapi juga tentang pengagungan dan persaudaraan.

Wesly Lepas
Wesly Lepas

Baca Juga: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

4. Wesly Lepas : Pawai Takbir Siantar, Tradisi Malam Raya yang Tak Pernah Mati

Pematangsiantar – Di tengah geliat modernisasi dan kemajuan teknologi, Pawai Takbir Keliling tetap menjadi bagian penting dalam tradisi keagamaan masyarakat Kota Pematangsiantar.

Sejak sore hari, warga memadati Jalan Merdeka untuk menyaksikan pawai yang telah menjadi ikon tahunan itu. Dengan mengusung beduk hias, lampu warna-warni, serta takbir yang menggema, pawai ini menampilkan kekayaan ekspresi umat Islam dalam menyambut Idul Adha.

“Ini seperti pesta iman. Dulu saya ikut sebagai peserta, sekarang saya ajak anak-anak untuk melihat,” ujar Tika, warga Kecamatan Siantar Timur.


5. Gaya Opini Reflektif: Takbir Keliling, Simbol Publik Persatuan dan Iman

Pawai Takbir bukan hanya parade malam, tapi juga cerminan kekuatan spiritual umat dan simbol kolektif kebudayaan. Di Pematangsiantar, pelepasan pawai oleh Wali Kota Wesly Silalahi menjadi bukti komitmen pemerintah terhadap pembinaan kehidupan beragama.

Di tengah zaman digital, suara beduk dan kalimat takbir yang berkumandang menyentuh ruang paling dalam dari keberagaman kota ini. Tak ada sekat usia, tak ada batasan status: semua bersatu dalam gema “Allahu Akbar”.

Pawai takbir menjadi ruang spiritual publik — menegaskan bahwa iman bukan hanya urusan personal, tapi juga perayaan kolektif yang menyatukan kota. Dari Balai Kota ke jalan-jalan kota, dari hati ke hati.


Jika Anda ingin saya bantu mengembangkan salah satu versi ini ke format buletin, media daring, naskah video, atau podcast religi, silakan beri tahu. Saya siap bantu!

Skintific