Wakapolres Pematangsiantar Dukung Profesionalisme Pers Lewat UKW 2025
Media Pematangsiantar — Wakapolres Pematangsiantar Komitmen kepolisian untuk mendukung kebebasan dan profesionalisme pers kembali ditegaskan oleh Wakapolres Pematangsiantar, Kompol [Nama Lengkap Wakapolres], dalam kegiatan pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang digelar di Kota Pematangsiantar.
Dalam sambutannya, Wakapolres menekankan bahwa peran pers sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara. Dukungan Polri terhadap pelaksanaan UKW, menurutnya, merupakan wujud kemitraan yang saling menguatkan antara aparat penegak hukum dan insan media.
Kami di Polres Pematangsiantar menyadari bahwa pers adalah mitra strategis dalam menjaga keterbukaan informasi dan mengedukasi masyarakat. Melalui UKW, kita berharap lahir jurnalis-jurnalis yang profesional, berintegritas, dan mengedepankan kebenaran dalam setiap pemberitaan,” ujar Kompol [Nama], dalam sambutannya di acara tersebut.
Pers dan Polisi: Dua Pilar Keterbukaan Informasi Publik
Wakapolres menjelaskan bahwa di era digital seperti saat ini, kolaborasi antara Polri dan insan pers harus semakin diperkuat. Media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang benar dan tidak menyesatkan, sementara kepolisian memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Bila pers bekerja profesional, maka masyarakat akan mendapatkan informasi yang benar. Itu membantu kami dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Pematangsiantar,” jelasnya.
Ia menambahkan, tantangan utama media saat ini bukan hanya kecepatan menyampaikan berita, tetapi juga keakuratan dan etika jurnalistik di tengah derasnya arus informasi media sosial. UKW dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan bahwa wartawan bekerja sesuai standar kompetensi yang diakui Dewan Pers.
Baca Juga: Igor Tudor Dipecat Juventus Merugi Bayar 464 Miliar untuk 2 Mantan Pelatih
UKW 2025: Melahirkan Wartawan Kompeten dan Beretika
Kegiatan ini tidak hanya menguji kemampuan teknis jurnalistik, tetapi juga pemahaman hukum pers, kode etik, dan tanggung jawab sosial wartawan.
Polres Pematangsiantar memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut, baik dalam bentuk fasilitasi keamanan maupun dukungan moral kepada peserta.
Kami mendukung penuh pelaksanaan UKW, karena ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih sehat antara Polri dan media. Kami ingin setiap pemberitaan yang beredar di masyarakat bisa berimbang, faktual, dan berorientasi pada kepentingan publik,” tambah Wakapolres.
Wakapolres Pematangsiantar Profesionalisme Pers dan Keamanan Wilayah
Menurut Wakapolres, kerja sama antara Polri dan pers tidak hanya sebatas hubungan sumber berita dan peliput. Lebih dari itu, media memiliki peran penting dalam membentuk persepsi publik terhadap situasi keamanan dan kinerja aparat.
Dengan profesionalisme yang baik, pemberitaan yang akurat dapat membantu menenangkan masyarakat saat terjadi peristiwa besar, mencegah penyebaran hoaks, dan memperkuat rasa percaya terhadap institusi negara.
Di sinilah pentingnya kompetensi dan integritas wartawan,” tegasnya.
Sinergi untuk Indonesia yang Cerdas Informasi
Wakapolres juga berharap agar pelaksanaan UKW 2025 menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem informasi yang sehat, khususnya di Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa Polri siap membuka ruang komunikasi dua arah dengan insan media, baik dalam hal klarifikasi pemberitaan maupun kerja sama informasi publik.












