Polda Jatim Selidiki Insiden Kapal Pacific 88 Miring di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
Media Pematangsiantar – Polda Jatim Selidiki Insiden tengah melakukan penyelidikan atas insiden miringnya kapal Pacific 88 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, yang terjadi pada Selasa pagi (31/1). Kejadian ini mengundang perhatian karena kapal yang hendak melakukan bongkar muat barang itu mengalami kemiringan yang cukup signifikan, berpotensi membahayakan keselamatan kru kapal serta merusak fasilitas pelabuhan yang sibuk tersebut.
Menurut informasi yang diterima dari pihak kepolisian dan otoritas pelabuhan, insiden terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, saat kapal berbobot sekitar 6.000 ton tersebut sedang bersandar di dermaga. Beberapa saksi mata melaporkan bahwa kapal yang berasal dari luar negeri itu tiba-tiba miring sekitar 30 derajat ke kanan, membuat beberapa kontainer yang ada di atasnya terjatuh ke laut.
Kronologi Kejadian dan Evakuasi
Kapal Pacific 88, yang berlayar dari luar negeri, tiba di Pelabuhan Tanjung Perak untuk memuat barang dari berbagai negara. Saat sedang bersandar di dermaga, beberapa petugas pelabuhan dan kru kapal mulai mempersiapkan proses bongkar muat barang. Namun, tak lama setelah kapal stabil di dermaga, tiba-tiba kapal miring ke sisi kanan, menimbulkan kepanikan di kalangan kru dan pekerja pelabuhan.
Proses evakuasi segera dilakukan oleh petugas pelabuhan dengan bantuan tim SAR setempat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun beberapa kru kapal dan pekerja pelabuhan sempat terkejut dan terpaksa menghindar dari area yang rawan ambruknya barang-barang dari kapal.
“Untungnya kami semua bisa menghindar dengan cepat. Beberapa barang memang jatuh, tapi tidak ada yang terluka. Setelah kejadian itu, kami langsung melapor ke otoritas pelabuhan dan pihak kepolisian,” ungkap Rudi Hartanto, salah satu pekerja pelabuhan yang terlibat dalam proses bongkar muat.
Baca Juga: Politik Saling Mengunci di Balik Reformasi Polri
Penyelidikan Polda Jatim dan Tim Inafis
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya segera turun tangan untuk menyelidiki insiden ini. Tim penyidik dari Polres Surabaya Utara bersama dengan tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) dan penyidik dari Unit Pelayaran Polda Jatim langsung melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari tahu penyebab utama kapal miring.
“Penyelidikan masih berjalan, kami mendalami sejumlah faktor yang bisa menyebabkan kapal miring, seperti kesalahan teknis, kelalaian kru, atau faktor eksternal lainnya seperti kondisi pelabuhan atau cuaca saat kejadian,” ujar Irjen Pol Toni Harmanto.
Pihak kepolisian juga tengah memeriksa rekaman CCTV dari area pelabuhan untuk mencari tahu apakah ada faktor lain yang menyebabkan ketidakstabilan kapal tersebut. Selain itu, kapal Pacific 88 yang kini telah berhasil kembali stabil, akan diperiksa lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan tidak ada kerusakan pada struktur kapal yang dapat membahayakan kelanjutan operasionalnya.
Polda Jatim Selidiki Insiden Kondisi Dermaga Tanjung Perak dan Dampaknya
Pelabuhan Tanjung Perak merupakan salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia yang memiliki peran strategis dalam lalu lintas barang internasional. Petugas juga bekerja sama dengan tim penyelamat untuk menarik beberapa kontainer yang tenggelam di laut menggunakan crane khusus.
“Kerugian material memang ada, namun kami masih menunggu hasil investigasi untuk mengetahui apakah ada kerusakan yang signifikan pada fasilitas pelabuhan. Saat ini, kami sedang melakukan upaya untuk segera memulihkan operasional pelabuhan agar tidak mengganggu kegiatan ekspor-impor,” ujar Kepala Pelabuhan Tanjung Perak, Wahyu Prasetyo.
Kondisi Kapal dan Dugaan Penyebab Miringnya Kapal
Sementara itu, terkait dengan penyebab miringnya kapal, beberapa pihak mulai menduga adanya kesalahan teknis atau masalah dengan sistem penyeimbang kapal. Para ahli pelayaran menilai bahwa masalah dengan sistem ballast (penyeimbang) atau kegagalan dalam pengaturan beban di kapal bisa menjadi faktor penyebab miringnya kapal secara tiba-tiba.
Kapal Pacific 88, yang merupakan jenis kapal kontainer, memuat barang dalam jumlah besar dan harus memastikan distribusi beban yang merata agar kapal tetap seimbang. Apabila distribusi beban tidak sesuai, terutama di pelabuhan yang memiliki gelombang tinggi atau angin kencang, bisa menyebabkan kapal miring atau bahkan terbalik. Pihak kepolisian dan tim teknis kapal tengah mendalami kemungkinan ini lebih lanjut.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, Jawa Timur, Ajak Kerja Sama Lebih Ketat
Menanggapi insiden tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Gede Raka, mengingatkan pentingnya koordinasi lebih intensif antara pihak pelabuhan, perusahaan pelayaran, dan pemerintah setempat. Dia menekankan pentingnya penegakan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih ketat untuk mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan.












