Ketika Anies dan Prabowo Saling Sindir: Gerindra Pasang Badan untuk Sang Ketua Umum
Media Pematangsiantar — Ketika Anies dan Prabowo Suhu politik kembali menghangat setelah terjadi saling sindir antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sejumlah pernyataan publik belakangan ini. Meski tak menyebut nama secara langsung, narasi yang dilontarkan keduanya dalam berbagai kesempatan dinilai mengandung kritik terselubung satu sama lain. Di tengah tensi yang memanas, Partai Gerindra pun bergerak cepat. Mereka pasang badan untuk membela Prabowo dari insinuasi yang diarahkan oleh rival politiknya itu.
Sindiran Berbalas Sindiran
Awal ketegangan muncul ketika Anies Baswedan dalam salah satu wawancara menyentil soal kepemimpinan yang “gemar mengumbar janji tapi tak sanggup mewujudkan”. Ia juga menyinggung soal gaya kepemimpinan yang lebih mengandalkan pencitraan dan pendekatan populis ketimbang menyelesaikan masalah mendasar rakyat.
Meskipun tidak menyebut nama, publik dan pengamat politik langsung mengaitkan sindiran tersebut dengan Prabowo Subianto, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih hasil Pilpres 2024.
Tak lama berselang, Prabowo pun angkat bicara dalam pidato resminya, menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar retorika atau pencitraan, melainkan tindakan nyata dan loyalitas terhadap bangsa. “Ada yang pandai bicara, pintar membuat narasi, tapi tak mampu kerja di lapangan,” ujar Prabowo, yang kembali memicu spekulasi bahwa pernyataan itu merupakan balasan langsung terhadap Anies.
Baca Jug: Profil Lukman Hakim Siregar, Eks Asisten Deputi Wapres yang Kini Jadi Dubes di Suriah
Ketika Anies dan Prabowo Gerindra Bereaksi Cepat
Menanggapi dinamika tersebut, sejumlah elite Partai Gerindra turun tangan untuk membela Prabowo. Wakil Ketua Umum Gerindra, Habiburokhman, menegaskan bahwa kritik Anies tidak berdasar dan cenderung bernuansa politis pasca kekalahannya di Pilpres 2024.
“Pak Prabowo sekarang fokus mempersiapkan diri untuk memimpin bangsa ini. Beliau bekerja siang malam sebagai Menhan dan pemimpin terpilih.
Gerindra tetap solid mendukung Pak Prabowo. Kami tidak ingin terjebak dalam polemik tak produktif.
Anies Dukung Kritik sebagai Demokrasi
Sementara itu, tim Anies Baswedan menyebut bahwa pernyataan mantan capres nomor satu itu merupakan bagian dari ruang demokrasi. Juru bicaranya menegaskan bahwa Anies tidak sedang menyerang pribadi, melainkan menyampaikan evaluasi terhadap model kepemimpinan nasional yang sedang dan akan berjalan.












