1.6 Tuntutan Demo Buruh Beserta Penjelasannya
Media Pematangsiantar – 6 Tuntutan Demo Buruh ribuan buruh dari berbagai serikat seperti KSPI dan Partai Buruh turun ke jalan di Jakarta dan wilayah industri lainnya, menyerukan enam tuntutan yang menjadi fokus pergerakan. Berikut poin-poin utamanya:
Hapus sistem outsourcing & tolak upah murah (HOSTUM)
Stop PHK massal & bentuk Satgas PHK
Reformasi pajak perburuhan: PTKP naik, hapus pajak atas pesangon/THR/JHT, serta diskriminasi pajak pada perempuan menikah
Sahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law
Sahkan RUU Perampasan Aset untuk pemberantasan korupsi
Revisi RUU Pemilu untuk sistem Pemilu 2029 yang lebih adil
Perspektif Detil & Penjelasan Mendalam
Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah
Buruh meminta penghapusan praktik outsourcing yang dianggap melemahkan kepastian kerja dan mengakibatkan upah tidak layak
2. Stop PHK, Bentuk Satgas PHK
Ditujukan untuk menghindari PHK sepihak, tuntutan ini mengusulkan pembentukan satuan tugas khusus yang mengawasi dan menindak pelanggaran pemutusan hubungan kerja
Baca Juga: Alexander Isak Kembali Tolak Newcastle United, Padahal Ditawari Kenaikan Gaji
3. Reformasi Pajak Perburuhan
Termasuk menaikkan PTKP menjadi Rp 7,5 juta/bulan, serta menghapus pajak atas pesangon, THR, JHT, dan diskriminasi pajak untuk perempuan menikah
4. Sahkan RUU Ketenagakerjaan Tanpa Omnibus Law
Buruh menuntut RUU baru yang terpisah dari Omnibus Law Cipta Kerja, sesuai putusan Mahkamah Konstitusi yang mengharuskan undang-undang ketenagakerjaan baru disahkan dalam dua tahun
5. Sahkan RUU Perampasan Aset
Tuntutan ini terkait pemberantasan korupsi—mendorong legislasi untuk menyita aset koruptor dan dananya digunakan untuk kesejahteraan rakyat
6. 6 Tuntutan Demo Buruh Revisi RUU Pemilu 2029
Menuntut desain ulang sistem pemilu agar lebih adil dan transparan, sebagai bagian dari reformasi politik
3. Analisis Dampak dan Konteks
Sosial & Ekonomi:
Permintaan kenaikan upah minimum sebesar 8,5–10,5% tahun 2026 mencerminkan respon terhadap tekanan hidup yang meningkat, termasuk inflasi dan pertumbuhan ekonomi
Hukum & Reformasi:
Penolakan terhadap Omnibus Law Cipta Kerja dan desakan legislasi baru menegaskan pentingnya perlindungan buruh formal melalui aturan ketenagakerjaan yang lebih adil. RUU Perampasan Aset dan revisi sistem Pemilu juga memuat pesan kuat terhadap reformasi struktural.
4. 6 Tuntutan Demo Buruh Suara dari Jalanan
Buruh menuntut haknya karena hidup semakin sulit. Outsourcing bikin hidup tidak pasti. THR kena pajak? Itu masa depan kita!”
“Kalau pun benar-benar punya penghasilan wajar dan pajak adil, beban hidup terasa lebih ringan,” ujar seorang demonstran yang tergabung dalam KSPI.
5. Visualisasi Ringkas (Tabel)
| Tuntutan | Tujuan Utama |
|---|---|
| Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah | Perlindungan kerja & upah layak |
| Stop PHK, Bentuk Satgas PHK | Perlindungan terhadap PHK sepihak |
| Reformasi Pajak Perburuhan | Mengurangi beban fiskal, khususnya untuk perempuan menikah |
| Sahkan RUU Ketenagakerjaan Baru | Kepastian hukum & perlindungan pekerja |
| Sahkan RUU Perampasan Aset | Dana anti‑korupsi untuk kesejahteraan rakyat |
| Revisi RUU Pemilu 2029 | Sistem demokrasi lebih adil & transparan |
6. Gaya Penutup Editorial: Spektrum Harapan
Aksi demo 28 Agustus bukan sekadar tuntutan serikat buruh—melainkan refleksi luas atas tantangan hidup, keadilan ekonomi, dan reformasi sistemik. Buruh menuntut perhatian bukan hanya symbolis, tetapi realisasi kebijakan yang memberi perlindungan dan harapan.
Perspektif ini penting agar aspirasi tidak terlupakan setelah aksi berakhir, tetapi menjadi momentum perbaikan riil dalam sistem ketenagakerjaan dan sosial di Indonesia.












